Sayonara
Sambil mendengarkan lagu Kepompong dari Sind3ntosca, saya ngetik postingan terakhir.
Bukannya apa-apa, saya hanya ingin memulai kisah baru di rumah yang baru
Akhirnya cerita-cerita saya di sini harus saya akhiri. Terima kasih karena teman-teman sudah memberi pelajaran-pelajaran berharga pada saya. Mohon maaf apabila ada tulisan saya yang sempat membuat teman-teman tersinggung. Maaf juga kalo teman-teman sering gak sengaja menemukan saya di tempat lain sampe merasa kalo saya ada di mana-mana (tapi saya bukan Tuhan kok)
Sampe ketemu lagi di “rumah” baru saya. Semuanya tetap semangat untuk menulis ya!
Senang punya sahabat seperti kalian.
See you…
October 16, 2008 17 Comments
Teruntuk Sang Angin
Cinta adalah memberi… memberi…dan memberi !!!
Hanya ingin menyampaikan terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada sahabatku, Sang Angin yang tak henti-hentinya memberi perhatian pada sahabatnya ini yang kadang lupa akan dirinya
Terima kasih untuk cinta dan kasih sayang yang hingga kini masih kau tunjukkan padaku.
Terima kasih telah mengajariku tentang bagaimana seharusnya mencintai dan menyayangi.
Terima kasih untuk kado ultah yang begitu cantik (huaaaaa… jilbab yang unik juga cantik) pengennya gak dipake biar gak rusak ![]()
Terima kasih untuk telepon-telepon dan sms-sma pemberi semangat baik di pagi buta atau di tengah malam.
Terima kasih karena masih mau menjadi sahabatku walaupun berkali-kali kusakiti dirimu.
Terima kasih untuk persahabatan yang indah ini dan semoga bisa kita jaga hingga maut memisahkan.
Seperti yang kau katakan, cinta memang hanya memberi, di saat ku berharap hanya kecewa yang kan menyapa.
Huuuaaaa… pengen nangis T_T KANGEN!!! Banyak cerita yang terpendam, banyak rasa yang ingin tumpah ruah. Banyak kata yang kubawa diam.
Kapan pulang?
September 22, 2008 13 Comments
Hati Seorang Wanita
Getar ponsel malam itu yang membangunkanku dari mimpi. Tiba-tiba kudengar isak tangis dari seberang. Ada apa gerangan?
Seorang sahabat yang hampir setahun ini menghilang, menelponku. Tapi kali ini yang kudengar bukan suara cekikikan atow candaan darinya. Dia menangis! Rasa kantukku pun langsung sirna.
Seperti biasa, kalo sudah seperti itu situasinya pasti langsung curhat-curhatan. Sahabatku ini sudah menikah dengan pria yang sangat dicintainya dan sedang hamil muda. Sepertinya dia mengalami dua peristiwa sekaligus yang sangat bertolak belakang. Di satu sisi, dia sedang merasa sedih karena lelaki yang sangat dicintainya itu ternyata menjalin hubungan terlarang dengan wanita lain. Di sisi yang lain, dia bahagia karena sebentar lagi akan menjadi seorang ibu.
September 22, 2008 4 Comments

