Kisah Lanang dan Botol Susunya

Cerita perkenalan Lanang dan botol susunya berawal ketika ASI yang harusnya sudah ada sejak dia lahir ternyata gak kunjung keluar. Karena takut Lanang kenapa napa jadinya saya memutuskan untuk memberikannya susu formula sesuai saran dokter. Nah ASI untuk Lanang baru keluar di hari ketiga pasca kelahirannya. Dengan rasa syukur dan semangat empat lima, saya pun mencoba untuk memberikan ASI pada anak lelaki saya ituw. Tapi ternyata Lanang menolak and menunjukkan ketidak-sukaannya pada ASI.
Tak menyerah sampai disitu, saya menyiasatinya dengan memompa ASI dan memberikannya lewat botol susu kesayangannya ituw. Alhamdulillah… Lanang mau dan menghabiskannya hingga tetes terakhir. Tinggal saya yang harus mengikhlaskan kondisi ituw. Ya mo gimana lagi, keinginan saya untuk menyusui Lanang belum bisa terlaksana. Pokoknya fokus ke Lanang aja duluw. Ternyata ayahnya juga berpendapat yang sama, yang penting Lanang-nya!
October 13, 2008 16 Comments
Ketika Bangpay Ke Manado
Hoahem… jam sudah menunjukkan pukul setengah tiga pagi. Masih dengan rasa kantuk yang terus menyerang, saya dan suami berusaha menuntaskan acara bungkus-bungkus alias packing harta yang akan dibawa pindah ke Manado. Bukan hanya barang-barang suami, semua yang mau saya bawa juga sudah harus dipacking, biar nanti saya gak kecapean katanya. Pukul satu siang nanti, suami saya (akan) resmi meninggalkan kota Ternate ini menuju Manado kota tempat kami meneruskan perjuangan selanjutnya.
Alhamdulillah bisa selesai juga. Sisa waktu kami pergunakan dengan sebaik-baiknya untuk “ngobrol” dengan Si Bono sebab rencananya jam sembilan Bangpay ke kantor dulu untuk pamitan. Ternyata respon dari Si Bono benar-benar RUAAARRR BIASA!!! Waktu dikasih tahu kalo ayahnya akan berangkat ke Manado eeehhh dianya gak mau diam. Sampai-sampai saya yang tadinya cuman duduk-duduk santai harus berbaring karena gak tahan dengan gerakannya yang “menghentak-hentak”. Melihat tingkah anaknya seperti itu, Bangpay jadi agak sedih meninggalkan kami. Pokoknya banyak cinta dan sayang untuk Bono deh, katanya!
[Read more →]
July 21, 2008 9 Comments
Sabar Ya Suamikuh…
 Sudah jadi keinginan setiap orang pastinya untuk mendapatkan keluarga yang sempurna (walopun sebenarnya gak ada yang sempurna selain Dia). Begitupun aku dan suamikuh, masing-masing punya mimpi. Aku selalu membayangkan hari-hariku yang akan diisi oleh berbagai kesibukan dalam rumah tangga, mengurus kebutuhan suami dan anak sampai-sampai lupa ngurusin diri sendiri seperti yang kulihat pada mamaku. Lelah, pasti! Tapi aku yakin pasti sangat menyenangkan. Apalagi kalo melihat suamiku bermain bersama anak-anak kami. Sungguh senang dan seru rasanya!

Usia kandunganku sudah masuk bulan keempat, tak terasa waktu berjalan dengan cepat. Tapi tetap saja setiap hari suamiku selalu bilang “kangen, pengen cepat ketemu si kecil. Pengen jalan-jalan sama anakku” . Aku hanya bisa bilang sabar karena aku juga merasakan hal yang sama. Semoga anak ini tahu betapa besar rasa ingin bertemu dengannya, memeluknya, memandikannya… aaahhh… indah bukan?
AI LOP YU, AYAH!!!
March 13, 2008 No Comments

