Teruntuk Sang Angin
Cinta adalah memberi… memberi…dan memberi !!!
Hanya ingin menyampaikan terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada sahabatku, Sang Angin yang tak henti-hentinya memberi perhatian pada sahabatnya ini yang kadang lupa akan dirinya
Terima kasih untuk cinta dan kasih sayang yang hingga kini masih kau tunjukkan padaku.
Terima kasih telah mengajariku tentang bagaimana seharusnya mencintai dan menyayangi.
Terima kasih untuk kado ultah yang begitu cantik (huaaaaa… jilbab yang unik juga cantik) pengennya gak dipake biar gak rusak ![]()
Terima kasih untuk telepon-telepon dan sms-sma pemberi semangat baik di pagi buta atau di tengah malam.
Terima kasih karena masih mau menjadi sahabatku walaupun berkali-kali kusakiti dirimu.
Terima kasih untuk persahabatan yang indah ini dan semoga bisa kita jaga hingga maut memisahkan.
Seperti yang kau katakan, cinta memang hanya memberi, di saat ku berharap hanya kecewa yang kan menyapa.
Huuuaaaa… pengen nangis T_T KANGEN!!! Banyak cerita yang terpendam, banyak rasa yang ingin tumpah ruah. Banyak kata yang kubawa diam.
Kapan pulang?


13 comments
Ngga sesuai konteks tapi gapapa ya Bun…
Selamat Hari Raya, Mohon maap lahir bathin…
Semoga tahun depan kita masi bisa bermaap2an lagi karena Allah masi ngasi kita umur panjang..
Doa dan salah hanya milik manusia , umur dan kesempurnaan hanya milik Allah SWT..
Mau dikirim parcel brownies lagi Bun? Tapi yg kering aja yah..
heheh..
salam bwt keluarga dan semoga sahabatmu cepat pulang..
Amienn!!
Postingan model2 begini nih, yg bikin orang pengen nikah
Utchanovsky : Hahaha… Syukurlah kalo dampaknya positip!
Ndak nyangka KaK Tika bisa juga menyusun puisi. tapi kan Bangpay pulang dalam waktu dekat. Selamat hari Raya Idul Fitri Mohon Maaf lahir batin…
iya mba ya.. kalau cinta banyak berharap.. bisa2 malah stress sendiri.. what a beutiful ungkapan
itulah seninya menikam sebuah kerinduan,ya mbak,ya? met kenal dan salam hangat yeng terindah tuk orang orang yg menyayangimu
Belum menyusul suaminya nih?
Selamat Hari Raya Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir dan Batin
aduuuh, jadi pengin nikah…
hiks hiks, gak laku laku…
hahahaha…
minal adzin wal faidzin bu…
maaph lahir bathin…
bersyukurlah kau wahai sang angin…
Terima kasih karena masih menyadari angin yang berhembus di sekitarmu…
Aku tidak akan pernah berubah, tetap menjadi angin yang bertiup sesuai kondisi dan situasi, tidak akan menjadi angin yang jahat yang akan meluluhlantakkan sebuah bahtera….
Tetapi aku juga bukan angin yang sepoi-sepoi, yang menyenangkan… terkadang aku sering membuat orang jadi influenza…..
^_^
sabarr mbak…
Cinta itu seperti tangan kanan memberi tanpa tangan kiri tahu apa yang diberi
hehehe akhirnya ….
salam untuk bangpay dan selamat untuk putranya
Leave a Comment