Alhamdulillah… Bono-ku Tlah Tiba
Beribu-ribu syukur kupanjatkan pada-Mu ya Allah… Terima kasih atas karunia-Mu yang tak terhitung hanya saja kadang diriku yang lupa bersyukur.
Alhamdulillah… Hari Rabu tepatnya tanggal 03 September 2008 (lebih tepat lagi) pukul 21.05 WITA di Rumah Sakit Bersalin Bunda Gorontalo, putra pertama kami lahir dengan selamat, sehat dan jugah tampan.

Sungguh perjuangan yang amat berat bagiku (berjuta-juta terimakasih untukmu Mama, sudah berjuang melahirkan kami). Selasa pagi aku masuk rumah sakit, ditemani oleh Mamaku, Adit dan suamiku tercinta (thanks hun!). Hingga Rabu pagi ternyata baru pembukaan satu, sementara dirikuh sudah merasakan kontraksi setiap 3 menit. Di sela-sela waktu itu, aku ditemani Bangpay jalan-jalan keliling rumah sakit. Sambil sesekali saling lempar canda. Hm… Bahkan di saat seperti itu pun kami masih bisa bercanda.
Hingga jam 3 sore, baru masuk pembukaan tiga. Huaaaa… Berbaring lagi… Jalan-jalan lagi… Mama dan Bangpay setia menemani. Setiap kali kontraksi, Bangpay slalu menggenggam tanganku dan ngelap keringat yang bercucuran (oh Tuhan ini nyata! Haiyah!). Oh sungguh saat itu kupikir sakitnya yang paling sakit ternyata makin lama menuju pembukaan lengkap makin sakit. Dan kata dokter makin sakit makin bagus. Wadouw!!
Subhanallah… Bangpay membimbingku beristighfar… Astaghfirullah…Allahu Akbar… Beginikah yang Mama rasakan. Ya Allah ampuni segala dosanya! Maafkan saya ya Mama… selama ini sudah membuatmu sedih dan terluka…
Akhirnya saat itupun tiba… Bono lahir dengan berat 3,1 kilogram dan panjang 49cm. Sakit yang kurasakan tiba-tiba hilang. Senyum bahagia kulihat dari wajah suamiku. Air mata berlinang dari mata mama. Aku pun tak dapat menahan haru… Ciuman dikeningpun ku dapatkan dari Bangpay. Terima kasih ya Allah.. Engkau hadirkan mereka yang sangat kucintai di saat-saat bersejarah itu.

Segera kami sebarkan berita bahagia itu ke seluruh keluarga di Jawa maupun Gorontalo. Juga pada sahabat-sahabat kami di seluruh pelosok Indonesia dari Aceh sampai Papua.
Dan secara resmi Bono diberi nama Lanang Sabrang Baruna Aji. Soal arti atau alasan pemberian nama, tanyakan saja pada Bapaknya. Hehehehe…
Untuk semuanya yang sudah mengirimkan doa, terima kasih banyak yaaa…
NB : diposting oleh saya sendiri… huaaa… gak bisa nulis banyak soalnya kasihan Lanang ditinggal Bundanya T_T


13 comments
Wuihhh,, cakepnya,,, jadi pegen jumpa fans ma Lanang ni, Bund,,
ditunggu…
Kado special di bulan yg penuh berkah,selamat ya atas kelahiran putranya.
Selamat atas kelahiran Lanang…
Klo gak salah, mencoba mengartikan , lanang - lelaki, sabrang - seberang, baruna - laut, aji - ilmu.
Ilmu seorang laki-laki dari/di seberang laut…
[…] blog saya ini, akhirnya saya punya kesempatan lagi untuk menulis. Banyak yang sudah tahu kalo sekarang saya telah resmi menjadi seorang Bapak dari seorang anak laki-laki bernama panjang […]
selamat ya Ka..
moga jadi anak sholeh dan berilmu (kayak namanya)
Selamat ya bunda Lanang..
Semoga Lanang menjadi anak yang soleh, berbhakti pd ortu, cerdas, sehat dan selalu mencintai dan dicintai Allah SWT, amiin
cakeeep!
selamat ya Jeng Tika. semoga Bono jadi anak yang shaleh, berbakti pada ayah bunda nya, amien.
nyelametin dua2nya aja deh.
selamat ya kak.
jadi namanya lanang panggilannya bono gitu ya?
cuma mo ngucapin selamat ya…
selamat mas atas lahirnya buah hati ke dunia
wah selamat ya….. semoga menjadi anak yang sholeh

aqiqohnya mana?
Aku blm ngucapin selamat buat bundanya Lanang

selamat ya Jeng… moga2 si Bono bisa jadi anak yg sholeh, berguna bagi agama dan negara… amiin…
[…] asli yang ditulis oleh Bundanya Lanang ada di sini. Tags: anak, bunda, kelahiran, […]
Leave a Comment