Posts from — September 2008
Teruntuk Sang Angin
Cinta adalah memberi… memberi…dan memberi !!!
Hanya ingin menyampaikan terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada sahabatku, Sang Angin yang tak henti-hentinya memberi perhatian pada sahabatnya ini yang kadang lupa akan dirinya
Terima kasih untuk cinta dan kasih sayang yang hingga kini masih kau tunjukkan padaku.
Terima kasih telah mengajariku tentang bagaimana seharusnya mencintai dan menyayangi.
Terima kasih untuk kado ultah yang begitu cantik (huaaaaa… jilbab yang unik juga cantik) pengennya gak dipake biar gak rusak ![]()
Terima kasih untuk telepon-telepon dan sms-sma pemberi semangat baik di pagi buta atau di tengah malam.
Terima kasih karena masih mau menjadi sahabatku walaupun berkali-kali kusakiti dirimu.
Terima kasih untuk persahabatan yang indah ini dan semoga bisa kita jaga hingga maut memisahkan.
Seperti yang kau katakan, cinta memang hanya memberi, di saat ku berharap hanya kecewa yang kan menyapa.
Huuuaaaa… pengen nangis T_T KANGEN!!! Banyak cerita yang terpendam, banyak rasa yang ingin tumpah ruah. Banyak kata yang kubawa diam.
Kapan pulang?
September 22, 2008 13 Comments
Hati Seorang Wanita
Getar ponsel malam itu yang membangunkanku dari mimpi. Tiba-tiba kudengar isak tangis dari seberang. Ada apa gerangan?
Seorang sahabat yang hampir setahun ini menghilang, menelponku. Tapi kali ini yang kudengar bukan suara cekikikan atow candaan darinya. Dia menangis! Rasa kantukku pun langsung sirna.
Seperti biasa, kalo sudah seperti itu situasinya pasti langsung curhat-curhatan. Sahabatku ini sudah menikah dengan pria yang sangat dicintainya dan sedang hamil muda. Sepertinya dia mengalami dua peristiwa sekaligus yang sangat bertolak belakang. Di satu sisi, dia sedang merasa sedih karena lelaki yang sangat dicintainya itu ternyata menjalin hubungan terlarang dengan wanita lain. Di sisi yang lain, dia bahagia karena sebentar lagi akan menjadi seorang ibu.
September 22, 2008 4 Comments
Alhamdulillah… Bono-ku Tlah Tiba
Beribu-ribu syukur kupanjatkan pada-Mu ya Allah… Terima kasih atas karunia-Mu yang tak terhitung hanya saja kadang diriku yang lupa bersyukur.
Alhamdulillah… Hari Rabu tepatnya tanggal 03 September 2008 (lebih tepat lagi) pukul 21.05 WITA di Rumah Sakit Bersalin Bunda Gorontalo, putra pertama kami lahir dengan selamat, sehat dan jugah tampan.
September 13, 2008 13 Comments
Tondhalo, Mitoni A la Gorontalo
Tondhalo = Raba-raba Puru (Perut)
Jadi pengen berbagi cerita soal yang satu ini soalnya banyak kejadian aneh dan lucu selama menjalaninya.
Tondhalo alias raba-raba puru (baca :perut) adalah salah satu prosesi adat Gorontalo yang dilaksanakan oleh keluarga yang sedang menanti kelahiran seorang anak. Biasanya dilaksanakan pada bulan ketujuh kehamilan sang ibu. Kalo di Jawa disebut MItoni, tapi tentu tahap-tahap yang dijalani berbeda. Beda kota aja disini sudah lain pokoke macam-macam rupanya
[Read more →]
September 12, 2008 6 Comments


